Mahasiswa IAT UINSUNA Presentasikan Riset Kearifan Lokal Nusantara di AICONIC 2026
Lhokseumawe, 14 September 2026 - Mahasiswa semester VII Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Rizka Fadhila, mempresentasikan hasil penelitiannya dalam 1st Annual International Conference on Islam and Culture (AICONIC) 2026.
Konferensi internasional tersebut berlangsung pada 14 hingga 15 September 2026 dengan tema “Islam, Ecology, and Culture: Responses to Global Environmental Crisis”. AICONIC 2026 mengangkat sejumlah kajian terkait Islam, persoalan sosial, agama, budaya, dan lingkungan.
Dalam forum tersebut, Rizka mempresentasikan penelitian berjudul “Rekonstruksi Nilai-Nilai Qur’ani untuk Pelestarian Kearifan Lokal Nusantara di Tengah Arus Globalisasi: Sebuah Kajian Tafsir Maudhu’i”. Penelitian tersebut ditulis bersama Ketua Prodi IAT UIN Sultanah Nahrasiyah, Zulia Rahmi.
Kajian Rizka menyoroti hubungan nilai Al-Qur’an dengan pelestarian kearifan lokal Nusantara di tengah globalisasi. Penelitian tersebut melihat globalisasi dari dua sisi, yakni peluang penyebaran ilmu keislaman serta tantangan homogenisasi budaya yang berpengaruh terhadap keberadaan kearifan lokal.
Riset tersebut turut membahas adat, musyawarah, dan kesenian Nusantara yang selama ini berinteraksi dengan ajaran Islam melalui tafsir yang berkembang dalam konteks masyarakat lokal. Kajian tersebut menempatkan ayat-ayat Al-Qur’an dalam satu kerangka pembahasan untuk melihat nilai Qur’ani yang berkaitan dengan pelestarian budaya.
Ketua Prodi IAT UIN Sultanah Nahrasiyah, Zulia Rahmi, menyampaikan apresiasi atas keaktifan mahasiswa IAT dalam membawa hasil penelitian ke forum ilmiah nasional dan internasional.
“Selaku kaprodi tentunya kami sangat bangga dan bahagia melihat anak² mahasiswa ilmu Al Qur'an dan Tafsir terus aktif dalam mempresentasikan hasil penelitian mereka di tingkat nasional maupun internasional. Namun prodi berharap kedepan anak2 mahasiswa kita tidak hanya tampil secara daring namun dapat dukungan penuh dari civitas / pimpinan untuk dapat tampil secara luring agar dapat membangun networking,” kata Zulia.
AICONIC 2026 menghadirkan sejumlah akademisi dan pembicara, antara lain Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd., Prof. Dr. Nursyirwan Effendi, Prof. Dr. Frans Wijsen, Professor Renato Taib Oliveros, Ph.D., Dr. Amril, M.Ag., dan Dr. Asmawati Binti Muhamad.
Keikutsertaan Rizka dalam AICONIC 2026 menambah aktivitas mahasiswa Prodi IAT UIN Sultanah Nahrasiyah dalam forum akademik di luar kampus, terutama melalui presentasi hasil penelitian yang menghubungkan kajian Al-Qur’an dengan persoalan sosial dan budaya. (RM)