Lima Mahasiswa IPII UIN Suna Raih Juara, Fajar Kacea Jadi Duta Baca 2026

Lhokseumawe - Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN Suna) Lhokseumawe, meraih sejumlah prestasi dalam perlombaan yang berlangsung pada peringatan Hari Kunjung Perpustakaan, 14 September 2026.

Kegiatan yang mengangkat tema "Literasi Digital untuk Generasi Cerdas" tersebut menghadirkan sejumlah perlombaan, termasuk Hikayat Aceh dan Tartil Al-Qur'an. Mahasiswa IPII mengikuti kedua cabang lomba dan berhasil meraih enam gelar juara.

Pada cabang Hikayat Aceh, Fitria Aulianur meraih juara pertama, Muhammad Aulia meraih juara kedua, dan Salman Alfarizi menempati posisi ketiga. Ketiganya berhasil menyapu seluruh posisi juara dalam cabang perlombaan tersebut.

Prestasi serupa juga diraih mahasiswa IPII pada cabang Tartil Al-Qur'an. Muhammad Arif meraih juara pertama, Fitria Aulianur menempati posisi kedua, sedangkan Mardatillah meraih juara ketiga.

Fitria Aulianur menjadi salah satu mahasiswa yang meraih dua penghargaan sekaligus, yakni juara pertama Hikayat Aceh dan juara kedua Tartil Al-Qur'an.

Di samping prestasi pada kedua cabang perlombaan, mahasiswa IPII lainnya, Fajar Kacea, turut tercatat sebagai Duta Baca 2026.

Ketua Program Studi IPII UIN Suna Lhokseumawe, Almira Keumala Ulfah, S.E., M.Si., Ak., CA., ASEAN CPA, menyampaikan apresiasi atas pencapaian mahasiswa dalam kegiatan tersebut.

"Kami mengapresiasi semangat dan prestasi mahasiswa IPII yang telah berpartisipasi dalam peringatan Hari Kunjung Perpustakaan. Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa kami memiliki potensi dalam berbagai bidang, mulai dari pelestarian budaya Aceh, seni membaca Al-Qur'an, hingga pengembangan budaya literasi," ujar Almira.

Menurut Almira, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan di luar perkuliahan menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi yang sejalan dengan bidang keilmuan IPII.

Ia menilai lomba Hikayat Aceh memiliki keterkaitan dengan pelestarian khazanah budaya dan informasi lokal. Sementara itu, lomba Tartil Al-Qur'an mencerminkan pengembangan kompetensi keislaman mahasiswa.

"Kami ingin mahasiswa IPII memiliki pengalaman yang luas selama menempuh pendidikan. Mereka perlu aktif mengikuti kompetisi, mengembangkan keterampilan, serta mengambil peran dalam kegiatan literasi dan pelestarian budaya. Prestasi ini menjadi salah satu hasil dari semangat mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di luar ruang kuliah," katanya.

Almira turut memberikan apresiasi kepada Fajar Kacea sebagai Duta Baca 2026. Menurutnya, peran Duta Baca memiliki hubungan langsung dengan bidang keilmuan IPII yang berfokus pada pengelolaan informasi, perpustakaan, dan pengembangan literasi masyarakat.

"Selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah meraih prestasi, termasuk Fajar Kacea sebagai Duta Baca 2026. Kami berharap mereka terus aktif berkarya dan berkontribusi dalam kegiatan literasi, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat," pungkas Almira.

Share this Post