Ketua Prodi IPII UIN SUNA Presentasikan Riset Digital Green Accounting di Belanda
Lhokseumawe - Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Almira Keumala Ulfah, M.Si., Ak., CA., C.EML., ASEAN CPA, mempresentasikan hasil penelitian tentang digital green accounting dalam Kongres Pelajar Indonesia 2026 (KPI 2026) di Wageningen University & Research, Belanda, Sabtu (31/10/2026).
Almira mengikuti kongres yang berlangsung secara hybrid tersebut sebagai presenter melalui sesi daring. Ia memaparkan hasil kajian berjudul “Community-Based Digital Green Accounting: Bridging Circular-Economy MSMEs and Environmental Action in Aceh, Indonesia.”
Presentasi berlangsung pukul 11.30 hingga 11.40 waktu setempat dalam sesi paralel Abstract and Poster Presentations, kelompok kajian Economies, Accounting & Business Resilience.
Penelitian tersebut mengkaji pengembangan akuntansi hijau digital berbasis komunitas sebagai pendekatan untuk menghubungkan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis ekonomi sirkular dengan aksi pelestarian lingkungan di Aceh.
“Penelitian ini berangkat dari pentingnya mengintegrasikan teknologi digital dengan praktik akuntansi hijau, khususnya bagi UMKM berbasis ekonomi sirkular. Kami ingin melihat bagaimana pendekatan berbasis komunitas dapat membantu pelaku UMKM mengelola informasi keuangan sekaligus memperhatikan dampak aktivitas usaha terhadap lingkungan,” ujar Almira.
Kajian tersebut menyoroti integrasi teknologi digital, praktik akuntansi berkelanjutan, dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pengembangan UMKM yang tangguh serta berorientasi pada kelestarian lingkungan.
Ia berharap kajian tersebut turut memperluas perhatian akademisi terhadap pengembangan UMKM berkelanjutan, terutama melalui pemanfaatan teknologi dan keterlibatan masyarakat.
“Bagi saya, forum internasional seperti Kongres Pelajar Indonesia menjadi ruang untuk memperkenalkan hasil penelitian dengan konteks lokal Aceh kepada komunitas akademik yang lebih luas. Saya juga berharap gagasan ini mendapat masukan dan membuka peluang kolaborasi penelitian lintas negara,” katanya.
Partisipasi Almira dalam kongres internasional tersebut menjadi bagian dari diseminasi hasil penelitian dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe di tingkat global. Riset yang mengangkat konteks UMKM dan lingkungan di Aceh juga membawa isu pembangunan berkelanjutan berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat ke dalam forum akademik lintas negara.