FUAD UINSUNA Jalani Audit Mutu Internal, BKI Tanpa Temuan
Lhokseumawe - Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UINSUNA) Lhokseumawe menjalani Audit Mutu Internal (AMI) Siklus VII Tahun 2026 yang dilaksanakan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Rabu (23/9/2026).
AMI menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan sistem penjaminan mutu pada empat program studi di lingkungan FUAD, yakni Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT), serta Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII).
Dari LPM UINSUNA, kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris LPM Samsul Bahri, M.Pd., Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu Basrul, M.S., serta tim auditor AMI.
Sementara dari jajaran FUAD hadir Dekan Dr. Mahdi, S.H., M.H., Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, serta Gugus Kendali Mutu (GKM) FUAD.
Berdasarkan hasil audit, Program Studi BKI tercatat tanpa temuan. Sementara tiga program studi lainnya masing-masing memiliki satu temuan, yakni KPI satu temuan, IAT satu temuan, dan IPII satu temuan.
Hasil AMI tersebut menjadi bahan evaluasi bagi fakultas dan masing-masing program studi untuk menindaklanjuti aspek yang menjadi temuan auditor serta memastikan kelengkapan dokumen penyelenggaraan pendidikan sesuai standar mutu.
Dekan FUAD UINSUNA, Dr. Mahdi, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada GKM dan tim auditor yang telah melaksanakan proses AMI di lingkungan fakultas.
“Terima kasih kepada GKM dan tim auditor. Melalui AMI, seluruh dokumen penyelenggaraan pendidikan tidak sekadar disampaikan secara lisan, tetapi harus memiliki bentuk fisik dan terpenuhi dalam pelaksanaan pendidikan,” kata Mahdi.
Menurut Mahdi, pelaksanaan AMI memberi ruang bagi fakultas dan program studi untuk memeriksa kembali pemenuhan standar, kelengkapan dokumen, serta pelaksanaan kegiatan akademik yang selama ini berjalan.
“Kami berharap AMI menjadi bagian dari evaluasi mutu pendidikan di FUAD. Hasil audit menjadi bahan bagi fakultas dan program studi untuk memperbaiki aspek yang masih menjadi temuan serta mempertahankan standar yang telah terpenuhi,” pungkasnya.